headerrev

 

 

 

Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun terus berlalu tanpa bisa kembali lagi.

Waktu begitu cepat bergulir tanpa terasa 30 hari dalam sebulan seperti hitungan hari, dan begitu seterusnya.

Manusia pasti MERUGI…

“Demi masa (Waktu), sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (QS Al ‘Ashr: 1-3)

Demi waktu. Demikian Allah menegaskan pentingnya waktu. Isyarat tertulis seperti tercantum pada surah al-Ashr  ini mengingatkan manusia untuk selalu menghitung dan mempertimbangkan waktu. Bahkan, setelah bersumpah demi waktu, Allah kemudian menyatakan bahwa manusia akan rugi, kecuali orang yang beriman dan beramal saleh. Lebih dari itu, surah ini juga menggarisbawahi posisi orang-orang yang senantiasa saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Mereka adalah orang-orang yang suka memperhatikan waktu. Kalau kita memahami ayat ini, ayat ini merupakan ringkasan seluruh isi Alquran, dengan surat ini kita harus menghargai waktu, mengatur hari-hari kita, tidur awal, bangun awal, shalat pada waktunya, jangan buang waktu-waktu kita, jangan berlama-lama di depan komputer,  jangan begadang sekalipun untuk menonton video islami, dan aktivitas lainnya yang membuang waktumu menjadi sia-sia.

Manusia selalu merugi, kecuali orang yang beriman. Suka atau tidak suka kita sedang menuju kematian, semua kita sedang berjalan menuju kematian, kerugian selalu datang, satu hari yang lewat tidak akan bisa kita tarik kembali, kita tidak mungkin bisa kembali muda, kita hanya bisa semakin tua, semakin kita tua semakin dekat kita dengan kematian, banyak manusia yang kehilangan waktu dan kehilangan kesempatan karena yang kita punya di dunia hanyalah waktu, uang, rumah pakaian dan lainnya hanya bisa dinikmati dengan waktu, tanpa waktu tidak ada yang berati bagi kita, dan jika satu jam lagi kita mati maka apapun yang kita miliki tidak akan berati lagi

Waktu meruapakan aset yang berharga yang kita miliki, Tanpa membuat prioritas atas pilihan amal yang ditempuh, manusia akan merugi. Amal-amal produktif merupakan representasi kecerdasan manusia dalam memanfaatkan waktu. Setiap jengkal langkah manusia adalah wujud pemanfaatan waktu secara produktif dan bermakna. Jika tidak, kerugian yang akan melilit kehidupan manusia. Berapa banyak hari yang kita lalui tanpa membaca Al quran? berapa banyak hari yang kita lalui tanpa beramal shaleh, berapa banyak hari yang kita lalui tanpa membuang peluang dosa sekecil apapun yang kita lakukan? semua peluang dosa kita kerjakan…

Allah subhahuwata’la berkata yang tidak merugi hanyalah mereka yang Beriman, yang melakukan sedikit kebaikan yang diminta oleh Allah, Allah tidak minta banyak, Allah hanya minta sedikit dari waktu kita, jika kita akumulasi waktu shalat kita tidak lebih 1jam setiap hari nya, Allah minta lebih sedikit sepanjang tahun dibandingkan di Bulan Ramdhan, di bulan bulan lain kita tidak melakukan banyak hal seperti yang kita lakukan di bulan ramadhan. dan sadarilah bahwasannya Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepadaNya.

Maka berbuat baiklah, dan temukanlah teman yang baik agar iman kita tetap hidup untuk selalu menghargai waktu saling mengingatkan dalam kebaikan, Watawasaubil=saling menjaga saling mengingatkan untuk kita tetap bersabar dalam segala hal di dunia ini, bersabar dalam taat kepada Allah, bersabar dalam menjauhi larangannya, bersabar dalam menerima musibah.

Rosulullah Sholallahualaihiwassalam telah mengingatkan kita melalui hadist At Tirmidzi no. 2416 yang dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. 947

“Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara; umurnya untuk apa ia gunakan, masa mudanya untuk apa ia habiskan, hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui.

Dan dalam hadist lain nya Rosulullah mengatakan :
“Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya; kesehatan, dan waktu senggang” (HR. At Tirmidzi no. 2304, dari shahabat Abdullah bin Abbas )

Hadist diatas peringatan Allah yang berhubungan dengan waktu, semoga Allah subhanahuwata’la menolong kita, memberikan kita kekuatan, memberikan orang-orang baik yang bisa saling mengingatkan dalam kebaikan, semoga kita tidak menjadi bagian dari orang-orang yang Merugi.

Amiin ya rabbal aalaaminn.

Wallahua’lambishawab.

NAN

Twitter

Video

Selamat Ramadhan

© 2018 budiyuhanda.com. All Rights Reserved.