headerrev

Pada zaman Nabi Muhammad Sholallahualaihiwasalam perbuatan berjaga jaga dijalan Allah termasuk juga sebagai kategori Ribath.
Keberadaan pasukan Islam lengkap dengan senjata dan perlengkapan perangnya di daerah bahaya dan perbatasan yang memungkinkan bisa  dimasuki musuh, atau pihak musuh menyerang kaum Muslimin daripadanya bisa diartikan sebagai ribath.
hal ini disebutkan
Dalam Al Qur-an, yang dimaksud ribath adalah menyiapkan diri terikat dalam pembelaan Islam, sebagaimana firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siagalah (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS Ali Imran: 200).
Ribath dapat dipahami juga dalam hadist yang berbunyi:
“Maukah kutunjukkan kepadamu apa yang dapat menghapus dosa dan meningkatkan derajat?” Para sahabat menjawab, “Baiklah ya Rasulullah!” Beliau bersabda, “Menyempurnakan wudhu di saat kesukaran, banyaknya langkah ke masjid, menunggu sholat (berikutnya) sesudah menunaikan sholat. Itulah yang disebut ar-ribath. Itulah yang disebut ar-ribath(terikat karena menunaikan tugas).” (HR Muslim)
ribath ini muncul ketika para sahabat berjaga jaga diperbatasan medan perang.

Para Ulama ahli hadist sepakat mengatakan bahwa berjaga-jaga atau yang kita kenal dengan istilah ronda yang diniatkan iklas karena Allah juga termasuk dalam hal menjaga kaum muslimin dari rasa aman dan juga dalam beribadah. hal ini termasuk kedalam ribath.

pahala ribath sangat besar bahkan termasuk dalam kategori jihat dijalan Allah.
Rosulullah Sholallahualaihiwassalam bersabda:
“Barang siapa yg melakukan ribath (berjaga di perbatasan musuh) di jalan Allah satu malam lebih baik maka ia seperti mengerjakan puasa & shalat seribu malam”. [HR. ibnumajah No.2756].
Dalam hadist lain rosulullah juga bersabda:
“Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan ribath (berjaga) di jalan Allah, maka ia akan diberikan pahala sesuai dgn pahala amal saleh yg ia lakukan, diberikan kepadanya rezeki & diamankan dari orang yg memfitnah & Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengutusnya di hari kiamat dalam keadaan aman dari rasa takut”. [HR. ibnumajah No.2757].

dalam hadist lain:
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Menjaga semalam di jalan Allah itu lebih baik daripada seribu malam yang dilakukan qiyamul lail dan puasa di siang harinya,” (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim. Hadits ini hadits hasan).

dan masih banyak riwayat hadist lain yang memberikan fadhilah keutamaan ribath..

oleh karenanya Pemerintah yang menggiatkan program ronda maka dia sedang menegakkan salah satu anjuran rosulullah, dan itu sesuatu yang baik untuk dicontoh dan diikuti, dan sangat baik untuk dilestarikan,
seperti Bupati Lampung Tengah Mustafa yang sudah berani menjadikan ronda sebagai icon kabupaten tersebut, tidak hanya menggerakkan namun ia pun juga turun langsung bersama masyarakat. beberapa daerah juga sudah banyak melakukan ronda, bahkan sejak zaman dulu, kegiatan yang sering kita kenal dengan istilah siskamling. hanya saja kedepan para alim dan ulama, serta masyarakat perlu memberikan motifasi dan menyampaikan faidah atau keutamaan pahala dari berjaga jaga yang dilakukan ikhlas mengharap ridha Allah. agar semua masyarakat mau ikut berpartisipasi dan menjaga keamanan meskipun sudah dilakukan oleh pihak kepolisian, terlebih di daerah daerah yang masih rawan keamanan nya.

NAN

Twitter

Video

Selamat Ramadhan

© 2018 budiyuhanda.com. All Rights Reserved.