headerrev

BANDAR LAMPUNG — Calonkada beberapa kabupaten/kota yang akan menggelar pemilukada Desember mendatang mulai saling mengumbar program yang akan diterapkan pascaterpilih nanti. Hal ini diungkapkan para kandidat setelah menjalani tes kesehatan baik jasmani maupun rohani dirumah sakit yang telah ditunjuk IDI bersama KPU.

Menurut pasangan calonkada Kabupaten Lampung Selatan Soleh Bajuri- Ahamad N. Jawawi, jika memang mereka dipercaya masyarakat untuk memimpin Lampung Selatan, pasangan ini akan berupaya membangun wisata religi. “Kami berdua akan membangun wisata religi, yang isinya adalah para pahlawan Lampung di antaranya Raden Intan,” kata Soleh, Jumat (31/7/2015).
Soleh mengatakan ide dan gagasan yang dilontarkannya merupakan hal yang realistis. Mengingat penerus dari perjuangan yang sekarang masih minim akan kepeduliannya terhadap sejarah berdirinya Provinsi Lampung. “Saya yakin masyarakat Lampung tidak semua tahu akan asal usul berdirinya Lampung. Oleh karena itu, dengan dibangunnya wisata religi, masyarakat akan mengerti,” kata dia.
Soleh melanjutkan selain untuk memberikan pengetahuan bagi warga pribumi Lampung, wisata religi akan memberikan wawasan pula bagi wisatawan dari luar Provinsi ataupun luar negeri. “Kalau wisatawan itu berdatangan. Apa enggak menambah pendapatan daerah. Artinya wisata religi memiliki keuntungan yang sangat baik bagi kemajuan Lampung ke depan,” kata dia.
Selain wisata religi, Soleh juga menjanjikan akan membangun kesejahteraan masyarakat desa. Dengan mengupayakan Lamsel menjadi lumbung padi. “Lampung Selatan harus menjadi lumbung padi, mengingat lahan pertanian cukup luas. Jadi bukan tidak mungkin kalau kita benahi dan bina para petani sejak dini,” kata dia.
Selain itu Soleh menegaskan pasangan Soleh Bajuri-Ahmad N Jawawi akan mendulang suara yang signifikan. Keyakinan itu berdasar pada kekuatan NU yang ada di Lamsel sudah merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan ini. “Insya allah kesolidan keluarga NU akan mengantarkan kami berdua untuk memimpin Lamsel lima tahun ke depan,” tutupnya.
Sementara itu, calonkada Kabupaten Lampung Timur Yusron Amirullah menjanjikan pembenahan infrastruktur yang ada di Lamtim. “Infrastruktur yang ada di Lamtim itu, 30% rusak ringan, 70% rusak parah. Jadi harus menjadi program prioritas di kepemimpinan pasangan Yusron-Sudarsono ke depan,” kata Yusron, Jumat (31/7/2015).
Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur itu menjelaskan infrastruktur merupakan salah satu sektor penunjang terciptanya pembangunan suatu daerah. “Bagaimana pembangunan di sektor lainnya akan maju kalau jalannya rusak. Masuk akal kan, janji tingkatkan pertanian, perkebunan, dll. Tapi sarana jalannya masih belum memadai,” kata dia.
Selain itu, Yusron juga berjanji akan tetap solid dengan Sudarsono di masa kepemimpinannya jika terpilih nanti. Sebab, kesolidan dan kebersamaan menjadi kata kunci keberhasilan pembangunan suatu daerah. “Sebesar apa pun anggaran tidak akan pernah tercapai keberhasilan jika dengan wakil kita saling gontok-gontokan,” tutupnya.
Senada dengan Yusron, pasangan calonkada Kabupaten Pesisir Barat Agus Istiqlal-Erlina mengungkapkan hal yang sama bahwa infrastruktur akan menjadi target utama pembangunan yang akan diterapkan jika masyarakat mepercayainya untuk memimpin daerah otonomi baru (DOB) ini. “Infrastruktur menjadi sasaran pertama kami berdua jika terpilih menjadi bupati Pesbar periode 2016-2021 mendatang,” kata Agus, Jumat (31/7/2015).
Selain infrastruktur, hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah pemberdayaan masyarakat dan perangkat pemerintahan baik desa, kecamatan dan kabupaten. “Ini perlu diberdayakan karena tujuan kami menjadi pemimpin ingin menyejahterakan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” tutupnya.

NAN

Twitter

Video

Selamat Ramadhan

© 2018 budiyuhanda.com. All Rights Reserved.